Arsip Blog
Rabu, 26 Desember 2018
Jumat, 16 November 2018
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as:
November 16, 2018
MULUT
BIKIN RIBUT, BERAKHIR DI PITINGAN MAUT
Khabib Abdulmanap Nurmagomedov
sangat bersyukur dan terucap dari mulutnya kata “Alhamdulillah”. Ya, dialah
petarung muslim yang kini namanya tercetak dalam sejarah arena UFC (Ultimate
Fighting Championship). Ia sangat antusias setelah UFC menuruti keinginannya.
Betapa tidak, sudah cukup lama ia menantikan momen special ini. Dan pada
akhirnya UFC setuju menyelenggarakan pertandingan sensational ini. UFC 229:
Khabib Nurmagomedov vs Connor Mc Gregor.
Bumbu-bumbu pertandingan dimulai
sejak dicopotnya gelar juara kelas ringan yang disandang oleh Connor. Lalu,
penyelenggara UFC mengadakan pertandingan untuk memperebutkan gelar juara kelas
ringan yang sedang kosong tersebut. Maka, terpilih-lah Khabib Nurmagomedov vs
Al Laquinta. Dipilihnya Khabib karena rekam jejak pertandingannya dengan 25
kali kemenangan, 0 seri, 0 kalah. Sedangkan Al Laquinta dipilih oleh UFC
sebagai lawannya. Hasilnya sudah jelas, Khabib sangat layak menjadi juara kelas
ringan. Sebab, sejak awal pertandingan dirinya terlalu dominan terhadap Al
Laquinta. Meski lawannya cukup membuat Khabib kerepotan dan dipaksa main hingga
babak terakhir. Ada rasa kecewa meski memenangkan pertandingan ini. Dia
mengatakan, “semoga tidak aka nada lagi juara palsu setelah ini”. Ucapan yang
lumrah bagi petarung sejati sekelasnya mengatakan hal itu. Karena seharusnya
yang menjadi lawannya memperebutkan gelar juara kelas ringan adalah Mc Gregor.
Drama berlanjut ketika Mc Gregor
tidak terima gelarnya dicopot juga sempat mengajukan protes. Hanya saja sikap
protesnya dihiraukan begitu saja oleh UFC. Berdasarkan peraturannya, jika
seorang fighter juara tidak bertanding lebih dari 15 bulan wajib dicopot
gelarnya. Oleh karenanya dirinya wajib menantang sang juara dikelasnya untuk memperebutkan
kembali. Tentunya lawan tersebut adalah petarung tangguh asal Rusia, Khabib
Nurmagomedov.
Bagaikan elang lapar menanti
buruannya keluar dari sarangnya. Jiwa membara segera menyala dalam dirinya.
Khabib sambut gembira pertandingannya melawan Mc Gregor. Terwujud juga
keinginannya berduel melawan “The Notorius”. Sudah lama “The Eagle” menantikan
mangsanya keluar. Bahkan dirinya sempat-sempatnya menyatakan keinginannya
langsung ke presiden UFC saat sedang bertanding langsung. Sementara sang presiden
saat itu berada di luar ring yang mana sambil menyaksikan Khabib bertanding.
Mendekati hari H, aroma-aroma duel
sensational ini mulai menyerbak. Ungkapan, cacian, dan kata-kata sampah
(trash-talk) keluar dari mulut Mc Gregor. Akan tetapi semua itu dimentahkan
oleh Khabib. Bermodal ketenangan dan kesahajaannya dapat dilalui hal-hal
semacam itu. Jika dia menanggapi hanya akan sia-sia belaka. Sebagai contoh,
saat konferensi pers Mc Gregor dengan lagak angkuhnya menikam Khabib lewat
perkataannya (trash-talk). Dan Khabib hanya merespon seperlunya saja. Contoh
lain dari kesahajaan Khabib adalah ketika Mc Gregor menawarkan segelas minuman
beralkohol. Dan secara tegas respon Khabib adalah menolaknya. Saat acara
timbang badan pun sama, Khabib tak lepas diintimidasi oleh Mc Gregor. Ketika
mereka dihadapkan berdua terjadi pemukulan lengan yang dilakukan Connor ke
Khabib. Padahal sebelumnya sudah diperingatkan oleh presiden UFC bahwa tidak
boleh ada sentuhan sedikit pun sebelum pertandingan dimulai. Walaupun Khabib mendapat
perlakuan itu, dia tetap tenang dan gagah. Disinilah publik menilai karakter
Khabib yang kuat. Bahkan ada komentar dari seorang atlet professional
mengatakan, “ketenangan Khabib menunjukkan kedalamannya sehingga membuat
lawannya bisa saja mati tenggelam”.
Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba
hanya menyisakan sekian jam menuju waktu pertandingan Khabib vs Mc Gregor.
Tempat duduk penonton tidak tersisa sedikit pun didalam. Semua mata tertuju
pada satu titik ditengah-tengah yaitu Octagon Arena.
Pertandingan utama pun telah
dimulai. System ronde dan waktu pada pertandingan ini adalah 5 ronde per ronde
5 menit. Pada babak pertama pertarungan berjalan saling jual-beli serangan.
Lanjut dibabak kedua, Khabib menunjukkan kegarangannya dan serangannya benar-benar
membungkam mulut Connor. Bahkan mencoba menghela napas pun dirinya payah.
Khabib telak mengkanvaskan bogemnya ke arah wajah yang penuh kesombongan dan
mulut sampahnya. Saat babak ketiga keduanya sedikit menurunkan tensi serangan.
Selesai babak ketiga, mulai lah babak keempat. Di babak ini Nurmagomedov makin
menunjukkan cengkramannya menggunakan teknik graplingnya. Hinggs dirinya
mendesak Connor ke tepi ring. Karena begitu intens serangan Khabib membuat
Connor sulit mendapat ruang gerak. Alhasil saat mencoba mencari celah untuk
bergerak. Connor lupa dengan pertahanannya. Dan Khabib seketika membelit leher
Connor dengan lengan kuatnya (rear naked choke). Pada akhirnya pitingan itu
membungkam mulutnya yang sering melontarkan kata-kata yang tak pantas. Inilah
akibat dari mulut yang bikin rebut dan tuntaslah tugas Khabib dalam membungkam
mulut Connor dengan pitingan mautnya.
Senin, 10 Juli 2017
Guru
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as: Kocar-Kacir
Juli 10, 2017
GURU
pixabay.com
Kocar : Cir, lu tau hari guru
diperingati tanggal berapa?.
Kacir : Emang tanggal berapa?.
Kocar : Lah. Lu malah tanya balik
ke gue.
Kacir : Bukan gitu, Car. Lu
sendiri kan guru kenapa tanya gue. Lu lupa jati diri sendiri sebagai guru???.
Kocar : Sial lu. Malah ceramahin.
Gue tanya ngetes lu tau ga. Masak lu mau nglupain jasa-jasa guru lu yang dulu
pernah bersihin sama cebokin lu waktu berak di celana. Wahahaha.
Kacir : Nahhh….ini ni. Orang yang
gagal paham tentang guru.
Kocar : Maksud lu?.
Kacir : Asal lu tau ya, Car. Ada
peribahasa mengatakan ‘Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa’. Jadi, waktu gue
dlu masih sekolah SD berak di celana cuma pengen buktiin benar kagak klo guru
pahlawan tanpa tanda jasa. Jadi, nanti klo lu ngadepin kejadian serupa. Harus
siap. Lu kan guru. Ya…gue berharap semoga tiap hari ada anak dikelas lu berak
dicelana.
Kocar : Gila lu. Amit-amit lah
jangan sampe. Ngomong-ngomong dulu guru kita sering bilang ‘Tuntutlah ilmu
walau ke negeri Cina’. Betul kan ya, Cir?.
Kacir : Ahh…lu ngada-ada ja. Perlu
gue klarisifikasi dulu nih tentang peribahasa itu. Menurut gue ‘Tuntutlah ilmu
ke negeri Australia’.
Kocar : Ngaco lu. Mana ada
peribahasa gitu. Lu yang ngada-ada.
Kacir : Emang gue ngada-ada. Tadi
lu ga denger, gue bilang apa?. Kan ‘menurut gue’ tadi. Lagian di Cina ga da tuh
guru. Adanya ‘Panda’. Lihat di Australia, banyak tuh ‘Kang-Guru’.
Kocar : Dasar. Ngomong sama itu
emang ga pernah nyambung. Dah lah sekarang gue kasih tau hari guru itu
diperingati tiap tanggal 25 November.
Kacir : Nah tu lu tau. Ni baru
jati diri lu sebagai guru.
Kocar : Bodo amat. Gue pergi dulu.
Kacir : Jangan bodo-bodo amat klo pergi. Nanti
ga tau jalan lho. Hahaha.Minggu, 18 Juni 2017
“OLAHRAGA YUK, SIAPA YANG MAU?”
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as: artikel
Juni 18, 2017
Apa
yang anda lakukan jika mendengar ajakan itu?. Menolakkah, bilang “kapan2x ja”,
lagi sibuk, lagi mager (malas gerak) atau dengan semangat langsung menerima
ajakannya?. Apapun alasannya tidak jadi masalah sih. Karena olahraga bukanlah
kewajiban bagi tiap individu. Mau olahraga, mau tidak olahraga itu urusan
masing-masing. Tapi kalau sakit terus ke dokter, lalu dokter bilang “rajin
berolahraga ya, Pak/Bu.” Bagaimana tuh jadinya?. Hehehe.
Selagi
tubuh kita masih sehat, bugar, dan sebelum datangnya sakit. Marilah kita
mengatur atau membuat jadwal berolahraga rutin. Demi mensyukuri nikmat kesehatan
yang telah diberikan-Nya. Misalkan saja dalam waktu seminggu terdapat tujuh
hari efektif dimana kita menjalani kegiatan sehari-harinya. Dan dalam waktu
seminggu itu pula normalnya setiap orang bekerja selama 5-6 hari. Sebagai
pekerja profesional mereka bekerja selama delapan jam sehari. Jika dicermati
dari segi total waktu yang dibutuhkan sebelum, selama, dan sesudah bekerja
rata-rata adalah 10 jam dalam sehari. Pada kasus itu, 10 jam adalah waktu yang mungkin
berlaku bagi seseorang yang tidak bekerja di perkotaan-perkotaan besar. Sebab,
jika seseorang yang bekerja di perkotaan-perkotaan besar perlu banyak waktu
untuk menghadapi masalah transportasi. Sebagaimana yang kita ketahui secara
seksama yaitu macet dan masalah lalu-lintas lainnya. Oleh sebab itu jadwal
rutin olahraga harus ditetapkan hari dan waktunya. Bisa juga melakukan hal
sederhana untuk berolahraga meskipun itu hanya sekedar stretching
disela-sela kesibukannya. Alangkah bagusnya lagi berangkat bekerja sambil
berolahraga dengan datang ke tempat kerja menggunakan sepeda. Atau bisa juga
dengan memperbanyak langkah saat menuju kantor dan tempat kerja. Selain itu
pilihan lainnya adalah ikut dalam suatu komunitas olahraga. Karena sekarang
kini telah banyak bermunculan seperti night run community, runner community,
street workout dan lain-lain.
Demi
menuju Indonesia sehat dan semakin bertambahnya kebutuhan berolahraga sekaligus
rekreasi bagi masyarakatnya. Kini telah diadakan acara-acara yang memobilisasi
warganya untuk berolahraga semacam car free day, senam pagi bersama,
gerak jalan, sepeda santai, dan sebagainya. Kita bisa merasakan sendiri adanya
peran pemerintah untuk meningkatkan kesadaran berolahraga. Sebagaimana yang
kita ketahui saat mengadakan car free day beberapa ruas jalan utama
ditutup sementara. Begitu juga dengan peran pihak swasta khususnya pusat
perbelanjaan, hampir setiap minggu mengadakan senam pagi bersama. Seharusnya
dengan adanya acara-acara pendukung tersebut janganlah kita memungkiri untuk
tidak berolahraga.
Adanya
event-event olahraga yang sudah rutin seperti car free day dan
senam pagi. Tentu bisa dikatakan bahwa olahraga tampaknya amatlah murah, mudah,
dan menjangkau seluruh elemen masyarakat. Janganlah kita lupa kebutuhan diri
kita yang hakiki yaitu sehat. Terkadang kita lupa dan terlena dengan keadaan
yang menuntut untuk mengejar materi lebih. Sehingga mengesampingkan untuk
berolahraga yang sebenarnya berperan dalam meningkatkan kualitas hidup
sekaligus bisa juga melesatkan nilai materi. Jadi, dapat dikatakan olahraga
merupakan ‘investasi’ yang ekonomis dan progresif.
Minggu, 11 Juni 2017
Ketika Hujan
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as: Kocar-Kacir
Juni 11, 2017
Kocar dan Kacir sedang dalam perjalanan mengendarai mobil
menuju ke tempat temannya yang berstatus WNA. Kacir yang menyopir dan kocar
sedang menumpang didalam mobil Kacir.
Kocar : Wahh….kyk-nya mendung banget nih, Cir. Untung kita pergi
naik mobil.
Kacir : Iya nih (sambil menggenggam stir mobil dengan kuat
dan penuh kehati-hatian).
Kocar : Ngomong-ngomong temanmu yang warga Negara asing
asalnya mana?.
Kacir : Jepang.
Kocar : Owhh…Jepang. Jepang itu hebat lho, Cir.
Kacir : Kenapa?.
Kocar : Ada berita klo Jepang itu bisa nyelesain jalan rusak
akibat ambles hanya 2 hari. Jadi amblesnya kayak mangkok gitu. Dan itu
diameternya sekitar 7 meter dengan dalam sekitar 7 meter.
Kacir : masa…?( sambil menggenggam sopir mobil dengan kuat
dan penuh kehati-hatian. Banting stir kanan, Kiri, Rem tiba-tiba, dst).
Seketika hujan deras pun turun mengiringi perjalanan mereka
berdua. Dan Kacir makin dalam menekan pedal gas mobilnya.
Kocar : Woi Cir!!!. Lu ga bisa pelan naik mobilnya?!!!
(Kocar terpontang-panting didalam mobil dan kepalanya pun kejedod atap interior
mobil “duaaggg…”). Waduhhh……
Kacir : Sakit Car???.
Kocar : (sambil pukul kepala Kacir) Ya jelas lah. Lu bisa
pelan ga!!!.
Kacir : Sorry Car. Soalnya gue pikir jalan sudah rata tadi.
Kocar : Pale luuu….daritadi kita coba hindari jalan lubang
segede gaban gitu.
Kacir : Coba deh lu lihat jalan deh. Sekarang rata kan?.
Kocar : Ehh…lu. Tuh jalan ga rata Cuma jalan yang berlobang
ketutup air hujan tadi begooo….
Kacir : Eh iya iya (muka polos). Tapi kayaknya Jepang kalah
sama kita. Lu bilang Jepang bisa ngeratain jalan ambles Cuma 2 hari. Kita cukup
hitungan menit pas hujan, jalan rata. Beres (sambil nyeletuk). Hehehe.
Kocar : @$@$^%*^^(*&^Sabtu, 03 Juni 2017
"PERSEKUSI"
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as: artikel
Juni 03, 2017
"PERSEKUSI"
Baru-baru ini kata “persekusi”
sedang menjadi “primadona” yang sering disebut-sebut. Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia kata “persekusi” adalah pemburuan sewenang-wenang terhadap
seorang atau sejumlah warga dan disakiti, dipersusah, atau ditumpas. Berbagai
media elektronik sedang hangat-hangatnya membahas ini. Berawal dari sebuah
peristiwa seorang anak yang memaki-maki seseorang lewat media sosial. Entahlah
ada apa gerangan bertindak seperti itu. Berharap saja kejadian seperti itu
tidak terulang kembali dan semoga segera menemukan solusi terbaik. Amin.
Mari kita sisihkan masalah tersebut,
adakah tadi malam yang menikmati, menyaksikan, mengikuti seluruh pertandingan
final UEFA Championsip League?. Dengan penuh yakin pasti banyak yang
menanti-nantikan duel raksasa klub Eropa. Apalagi para penggemar berat
masing-masing klub (Juventus dan Real Madrid). Sebagian besar mungkin amat
menikmati pertandingan ini secara bersama-sama atau nobar. Ada pula mungkin
yang menyaksikan di layar TV masing-masing. Tidak peduli bagaimana cara
menyaksikannya, semua memiliki selera sendiri. “Siapakah pemenangnya kawan?.”
“Congratulation!!!.” Real Madrid
keluar sebagai juaranya dengan skor 4-1 menundukkan Juventus. Pertandingan laga
final ini berjalan sangat seru dibabak satu dengan hasil sementara 1-1. Akan
tetapi selama babak dua berjalan Juventus tampak berkurang agresifitasnya saat
menyerang. Sehingga El Real mengambil keuntungan dalam situasi saat itu. Pada
akhirnya mampu mengungguli Juventus dengan skor 2-1 melalui tendangan gledek
Casemiro. Dan selang beberapa menit kemudian Real Madrid mampu memperbesar
marginnya. Dimana saat itu dengan skema counter attack cepat bola
langsung disontek C.Ronaldo hasil umpan silang dari Modric. Semakin menambah
derita Juventus, Cuadrado dikeluarkan oleh wasit dengan dikartu kuning kedua.
Belum selesai, Madrid menambah jumlah gol-nya dimenit-menit akhir pertandingan
melalui Morata. Pada akhirnya, Juventus harus menerima kekalahannya dan
mengakui keunggulan Real Madrid. Hari yang menyenangkan bagi Madrid dan hari
yang kurang beruntung bagi Juventus.
Begitulah pertandingan final
sepakbola, satu pemenang dan satu yang dipecundangi. Dan ini suatu hal yang
sudah biasa dalam suatu pertandingan olahraga. Bagaimanapun hasilnya harus disikapi
dengan lapang dada dan tetap tegar berdiri dengan memendam dalam-dalam
kesedihan. Inilah maksud dari sikap fair play dan menjunjung tinggi sportifitas
dalam pertandingan olahraga.
Dalam sebuah pertandingan olahraga
dengan prestise tinggi dan banyak didamba-dambakan pesertanya. Sangatlah
menguras tenaga, pikiran, mental, sekaligus psikologis seluruh pesertanya.
Segala kebutuhan yang diperlukan baik fisik, psikis, taktik dan strategi dalam
menghadapi pertandingan sudah harus dipersiapkan jauh-jauh hari. Hal ini
dimaksudkan untuk melakukan “persekusi” terhadap calon lawannya. Sebab yang
ingin diraih dalam pertandingan adalah perburuan gelar kemenangan terhadap
lawan. Siapa pemenang dan siapa yang akan gugur nantinya. Dan mereka pun dapat
menggunakan sewenang-wenang kemampuan yang sudah dimilikki untuk menjatuhkan
lawan. Dan jangan sekalipun membuat lawan merasa mudah menghadapinya, jika
harus semaksimal mungkin dipersulit dengan menutup rapat-rapat kelemahan.
Sehingga diujungnya kita dapat menumpas habis lawan-lawan yang sedang
menghadang. Itulah gambaran “persekusi” dalam pertandingan olahraga yang telah
kita saksikan tadi malam.
Terlepas siapa yang mengawali
“persekusi” terlebih dahulu. Selesai pertandingan semua melebur jadi satu
dengan menjunjung tinggi sikap fair play dan sportifitas. Kalah bukan berarti
mengalah dan merasa rendah diri. Justru dijadikan sebagai patokan melangkah
lebih dahulu sembari meninggalkan mereka yang sedang larut dalam keriaaan. Dan
kekalahan tidak akan menghancurkan keteguhan untuk tidak berputus asa.
Segalanya masih dapat diperbaikki dan dibenahi. Jiwa besar sedang menunggu
didepan dengan menengadahkan tangannya untuk menggandeng bersiap menuju
perjalanan berikutnya. “Tetap Sehat, Selalu Bugar, Pasti Semangat.” Salam
Olahraga.
Sabtu, 27 Mei 2017
Kocar-Kacir Belajar IPS
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as: Gojekan
Mei 27, 2017
Kocar : Cir, belajar IPS kamu sampe mana?
Kacir : Lagi belajar bendera Negara dan namanya.
Kocar : Cir, ada lho negara yang apa lu cari pasti punya.
Kacir : Negara mana tuh, Car?
Kocar : “Kan ada”. Mau cari baju murah.” Kan ada”. Mau cari neng
gelis. “Kana da”. Mau apa lagi?. Hihihihi.
Kacir : Car, klo Negara setia menunggu apa?.
Kocar : *&%$^&????.
Kacir : “Ku wait”.
Kocar/Kacir : wahahaha…….
Kacir : Car, ada juga Negara yang ga punya utang lho.
Kocar : Owhh….”Ga bon” ya?.
Kacir : Pinterr…hihihi.
Kocar : Ada juga Negara yang lebih kaya dari “Ga bon” lho, Cir.
Kacir : Apa tuh?.
Kocar
: “Kongo”merat. Hihihihi.Sabtu, 20 Mei 2017
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as:
Mei 20, 2017
GAME ONLINE : DITUMPAS ATAU DIKUPAS?
Sumber: internetcepat.com
Kehidupan sekarang, besok, sampai masa-masa
yang akan datang. Hanya cukup menatap dan menghadap layar. Entah itu layar
monitor laptop, komputer, gadget, dan sejenisnya. Ya, itulah gambaran nyata disekeliling
kita sekarang. Mau tidak mau, siap tidak siap harus kita terima. Perubahan itu
abadi kawan!. Tinggal kembali pada diri kita masing-masing. Bagaimana kita
harus menyikapi dan menyesuaikan pada tempatnya terhadap arus perubahan yang
begitu dinamis dan cepat.
Seiring masuknya perubahan yang terus
berjalan. Terlebih lagi dunia online sekarang ini disertai kehadiran
game online. Dimana semua orang terperdaya dan terpengaruh didalamnya. Tua,
muda, anak-anak merasakan itu semua. Seperti yang sudah kita lihat sekarang
ini. Tiga generasi itu hampir semua menyukai game online. Begitu
kecanduannya mereka tidak mampu menyesuaikan pada tempatnya. Pasti kalian pernah
melihat dan merasakan sendiri. Seperti main game online ditempat kerja.
Bahkan yang lebih parah lagi kadang teman yang kita ajak bicara justru asyik
main game sendiri. Mudah-mudahan dari kejadian ini tidak terjadi dinegara
tercinta kita Indonesia. Kalaupun sudah terjadi, segera bertobat dan tidak
mengulanginya lagi ya. Ok.
Mungkin ini sekedar peristiwa akibat kecanduan main game online. Salah
satunya menimpa seorang pria bernama Cheng Rong-yu. Orang ini nekat main game
online hampir 24 jam. Hanya untuk menaikkan level didalam game onlinenya
menjadi ke peringkat professional. Tragisnya ia mati didepan monitornya saat
sedang ber-game online.
Terlepas
salah dan tidaknya kehadiran game online. Tanyakan pada diri kita
masing-masing. Manusia dibekali kemampuan berpikir lebih dari mahluk lainnya. Jadi,
berpikirlah mulai dari sekarang!. J. Berpikirlah
bagaimana kita bijak dalam memposisikan diri guna mendapat sisi lain yang lebih
bermanfaat dan berguna.
Kehadiran game online alangkah
baiknya kita sikapi lebih bijaksana. Mungkin bisa saja kita berimprovisasi
dengan game online untuk membuat sebuah aplikasi game yang
mendukung kesehatan dan kebugaran tiap gamers-nya. Seperti yang telah
kita ketahui bersama-sama. Telah banyak tersedia game dengan tema adventure,
war, army, dan sebagainya. Akan tetapi dari tersedianya game-game tersebut
sangat tidak mendukung untuk kesehatan maupun kebugaran.
Mungkin terobosan yang akan dibahas
ini dapat memberi sebuah wawasan kita. Guna membuat sebuah aplikasi game
online dimana gamersnya terlibat secara program maupun fisik. Misalkan,
seorang gamer mengikuti gerakan push-up dari seorang trainer-simulator(sebut:terminator)
didalam game online. Kemudian didalam program game online
tersebut “terminator” langsung mengoreksi gerakan dari gamer setelah
melakukannya. Lalu “terminator” membuatkan program yang cocok untuk gamer
tersebut. Yang mana sudah ia ketahui kemampuan dari gamer. Jika, gamer tersebut
mampu melalui semua tahap yang diprogramkan. Maka, gamer bisa kelevel
berikutnya yang lebih sulit. Dengan begitu gamer semakin tertantang ke level
berikutnya.
Game online yang kita tahu selama ini membuat
gamers sangat pasif. Karena pemainnya hanya duduk dan memainkan perangkat hardware selama berjam-jam. Sehingga sangat minim sekali melakukan aktivitas
fisik. Dan inilah yang menyebabkan tingkat derajat kesehatan menurun. Dampaknya
seperti obesitas, kinerja mata menurun, kurang nafsu makan, dan lain-lain.
Semoga saja ada terobosan baru dalam bentuk nyata yang membuat game online
lebih seru, kaya manfaat, dan memberi support dalam meningkatkan derajat
kesehatan pemainnya. Salam olahraga.
Minggu, 14 Mei 2017
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as:
Mei 14, 2017
CATATAN: BULUNGAN KICK BOXING
CHAMPIONS
Bertanding sebanyak tiga ronde dan
tiap ronde selama dua menit. Tentunya
sangat membutuhkan kondisi fisik prima. Bagi setiap petarung memiliki kondisi
fisik prima adalah sebuah kewajiban yang harus dipenuhi. Kondisi semacam itu
sudah tentu harus dibentuk sejak jauh-jauh hari sebelum bertanding. Mencapainya
sangat membutuhkan latihan yang progresif
sekaligus konsisten. Karena saat sudah bertanding nantinya kondisi fisik
yang prima akan sangat menunjang dan menentukan jalanya pertandingan. Tampaknya
waktu total keseluruhan ronde hanya enam menit. Tapi sangat menguras energi dan
psikologis. Seorang petarung yang mengedepankan konsistensi dan progresif tentu
jauh lebih baik.
Selama belum dibunyikannya lonceng
tanda akhir ronde. Seorang petarung harusnya terus mencoba untuk mendapatkan
poin maksimal. Bukan terus memikirkan kapan pertandingan berakhir. Jika seorang
petarung selalu berpikir untuk cepat selesai. Biasanya taktik, teknik, dan
strateginya kacau. Dan bisa juga kalah dalam pertandingan. Karena didalam
pikirannya hanya memikirkan segera berakhir. Sedangkan lawan terus berusaha
menyerang tanpa henti selama lonceng berakhirnya ronde belum dibunyikan.
Saat seorang petarung sudah berada
diatas arena pertandingan apapun bisa terjadi. Dan kerap kali diluar dugaannya.
Oleh karenanya pergerakan efektif dan efisien adalah kuncinya. Misalkan, ada seorang petarung bertarung
dengan gaya yang asal-asalan hingga menguras energinya. Yang mana hal itu tak
ada gunanya dalam meraih poin maksimal sekaligus hanya sia-sia. Kerugian yang
didapatkan oleh petarung seperti itu adalah dayatahannya berkurang. Akibatnya
disisa waktu dia akan menjadi sasaran empuk lawannya untuk menyerang balik.
Keseimbangan menyerang dan bertahan
juga bisa menjadi andalan bagi setiap petarung. Memang setiap petarung memiliki
gayanya sendiri ketika bertarung. Ada yang tipikal menyerang begitu juga ada
tipe bertahan. Bagi tipikal menyerang, dia akan selalu mengambil inisiatif
mendekat agar tetap menjaga jarak jangkauan serangan. Petarung seperti ini
biasanya akan mendesak lawannya hingga terpojok. Sedangkan tipikal bertahan,
dia akan menunggu serangan lawannya kemudian melakukan serangan balik. Biasanya
petarung ini memiliki teknik cross yang mumpuni untuk menghidari serangan
lawannya. Akan tetapi jauh lebih baik petarung memiliki kedalaman saat
menyerang ataupun bertahan. Sehingga tidak memberi sedikit ruang untuk lawannya
dalam bermanuver.
Bergaya dalam arena pertarungan memang
diperbolehkan dan tidak dilarang. Hal ini sudah umum dilakukan oleh para
petarung. Salah satunya mungkin berguna untuk mengintimidasi lawan. Misalnya,
ada petarung memukul-mukul dadanya sambil melototi matanya ke lawan. Bagi
mereka mungkin berguna untuk menurunkan mental bertarung lawan. Sehingga dia
mampu menyerang dengan mudah. Kadang melakukan hal tersebut dapat berhasil.
Tapi hampir semua petarung sudah dapat membentengi perilaku-perilaku petarung
yang ingin mengintimidasi. Berbekal latihan menghadapi situasi-situasi tersebut
hingga terbentuk mental bertandingnya. Tampaknya sekarang petarung lebih
menginginkan mendominasi jalannya pertandingan daripada hanya mengintimidasi.
Sebab hasilnya lebih terasa daripada hanya mengintimidasi. Salam olahraga.
Kamis, 11 Mei 2017
Canda
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as:
Mei 11, 2017
Si Kocar: Cir, kepedesen nih gue. Huhahhh... huhahhh....
Si Kacir: lagian lu makan sambel pete banyak banget.
Si Kocar: Cir, klo pedesnya ga pa pa. Cuma bau petenya itu lho. Gimana ya ngilangin ya?.
Si Kacir: Minum air putih sambil kumur2x sana.
Si Kocar: Bukan gtu, Cir. Ngilangin bau pete ya makan duren lah. Hahahaha.
Si Kacir: Owhh...gtu. Car, biar ilang bau pete. Makan tuh jengkol seXan. Bau2x dah mulut lu. Tu mulut pa septitank?
Si Kocar: wkwkwk....
Minggu, 07 Mei 2017
Guruku malang, aku senang
Posted by Neka-Neko coy
Tagged as:
Mei 07, 2017
Humor
Guruku Malang, Aku Senang.
Suatu hari, dikala masih SMP ato Sekolah Masa Puber. Hehe. Waktu itu kita lagi liburan ke Jakarta. Karena sekolah udah selesai semester 2. Seperti kakak2x kelas sebelumnya, kita liburan sblm msk kelas 3. Ini adalah agenda rutin sekolah kita.
Sekolah menyediakan bus pariwisata sejumlah 5 klo tdk slh. Masuklah semua murid ke bus msng2x. Mulailah perjalanan kami ke Jakarta dengan hati senang. Lalala....
Didalam bus kami saling bertukar barang. Kebetulan saat itu yg trend adalah topi. Saya pinjam topi tmn dan kupakai. Duduk kembali, menuju t4 duduku. Lama2x rasa ngantuk menyelimuti. Terlelaplah ku. Zzzz.....
Terbangun dr tidur. Dgn mata yg sayup2x. Melihat dr kaca, ternyata sdh malam. Kupegang kepala, rasanya ada yg aneh. Topi modal pinjam tmn, tdk ada. Panik. Kulihat didpn, ternyata tmn yg pakai. Tanpa ragu, ku rampas, ku tarik, dgn sdkit pukulan.
Pagi tiba, mic didalam bus nyala. "Tadi malam, siapa yg narik dan pukul kepala saya?", kata seorang guru. Tmn2x satu bus serentak menunjuk sambil tertawa ke arah saya. Ha-ha-ha. Seketika itu juga saya juga minta maaf. Hehehe.
Ini gara2x tmn ku yg tdk blng klo mau pjm topi juga sih. Dia enak ambil gtu ja, pas saya tidur pulas. Dan kebetulan topi yg dipinjam itu. Dipinjam oleh pak guru. Kebetulan lagi tukar t4 smntra dulu. Apes. T_T
Tp, kyk-nya tdk sih. :D coz guru itu kebetulan juga sering pukul kepala ku. Ha-ha-ha.
Suatu hari, dikala masih SMP ato Sekolah Masa Puber. Hehe. Waktu itu kita lagi liburan ke Jakarta. Karena sekolah udah selesai semester 2. Seperti kakak2x kelas sebelumnya, kita liburan sblm msk kelas 3. Ini adalah agenda rutin sekolah kita.
Sekolah menyediakan bus pariwisata sejumlah 5 klo tdk slh. Masuklah semua murid ke bus msng2x. Mulailah perjalanan kami ke Jakarta dengan hati senang. Lalala....
Didalam bus kami saling bertukar barang. Kebetulan saat itu yg trend adalah topi. Saya pinjam topi tmn dan kupakai. Duduk kembali, menuju t4 duduku. Lama2x rasa ngantuk menyelimuti. Terlelaplah ku. Zzzz.....
Terbangun dr tidur. Dgn mata yg sayup2x. Melihat dr kaca, ternyata sdh malam. Kupegang kepala, rasanya ada yg aneh. Topi modal pinjam tmn, tdk ada. Panik. Kulihat didpn, ternyata tmn yg pakai. Tanpa ragu, ku rampas, ku tarik, dgn sdkit pukulan.
Pagi tiba, mic didalam bus nyala. "Tadi malam, siapa yg narik dan pukul kepala saya?", kata seorang guru. Tmn2x satu bus serentak menunjuk sambil tertawa ke arah saya. Ha-ha-ha. Seketika itu juga saya juga minta maaf. Hehehe.
Ini gara2x tmn ku yg tdk blng klo mau pjm topi juga sih. Dia enak ambil gtu ja, pas saya tidur pulas. Dan kebetulan topi yg dipinjam itu. Dipinjam oleh pak guru. Kebetulan lagi tukar t4 smntra dulu. Apes. T_T
Tp, kyk-nya tdk sih. :D coz guru itu kebetulan juga sering pukul kepala ku. Ha-ha-ha.
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Mungkin penasaran ya Sporteners membaca judul diatas. Penasaran ya :D. Tapi kita tidak akan membicarakan “Jablay” lho :D. OK. Pada tu...
-
CATATAN: BULUNGAN KICK BOXING CHAMPIONS Bertanding sebanyak tiga ronde dan tiap ronde selama dua menit. Tentunya sangat membutuhka...
Labels
- artikel (3)
- bola voli (1)
- Gojekan (1)
- Kocar-Kacir (2)
- materi pjok (1)
- pembelajaran pjok (6)
Blog Archive
Pengikut
Cari Blog Ini
Like us on Facebook
Follow Us
KEYNOTE
Belajar dari masa lalu, kejar masa sekarang, raih masa depan.
Proudly Powered by Blogger.



