Arsip Blog

Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Januari 2019

PJOK kelas 7 materi Bola Voli

Posted by Neka-Neko coy  
Januari 08, 2019


BOLA VOLI

Pengertian dan Asal-usul Bola Voli :
•      Cabor melambungkan bola, lewati net, menjatuhkan bola di area lawan.
•       Berawal dari Amerika meluas ke Kuba (1905), Puerto Rico (1909), Uruguay (1912), Cina & Jepang (1913)
•       Indonesia (Sebelum 1945)
•       PBVSI (22-1-1945), sekaligus PON I Jakarta.

Gerak Spesifik dalam permainan Bola Voli :
•       Passing bawah
•       Passing atas
•       Spike
•       Servis
•       Bendungan

Jenis-jenis servis dalam permainan Bola Voli :
•       Servis bawah
•       Servis mengapung (Floating overhand service)
•       Overhand round-house service
•       Jumping service

Macam-macam wasit yang ada dalam permainan Bola Voli :
•       Referee atau wasit satu
•       Umpire atau wasit dua
•       Score atau pencatat nilai
•       Linesman atau penjaga garis

Tugas Referee atau wasit satu dalam permainan Bola Voli :
•       Bertanggung jawab terhadap pelanggaran yang ada dalam pertandingan bola voli.
•       Harus siap kapan aja meniup peluit kalau diperlukan untuk memutuskan sebuah kesalahan pindah servis atau menambah nilai dari regu yang sedang berlomba.
•       Punya kekuasaan utuh untuk mengambil keputusan yang tegas.

Tugas Umpire atau wasit dua dalam permainan Bola Voli :
•       Membantu tugas wasit satu.
•       Ada time out, wasit dua harus memiliki kekuasaan penuh atas bola dan memberikan laporan ada berapa kali time out ke masing-masing tim ke wasit satu dan pelatih dari masing-masing tim.

Tugas Score atau pencatat nilai dalam permainan Bola Voli :
•       Mencatat score.
•       Mencatat dan mengawasi semua urutan servis dari masing-masing tim dan mencatat semua teguran dan peristiwa yang terjadi saat pertandingan terjadi.

Tugas Linesman atau penjaga garis dalam permainan Bola Voli :
·         Mengawasi bola yang masuk atau keluar dari lapangan untuk dilaporkan ke wasit satu dengan kode.

Peraturan Singkat dalam permainan Bola Voli :
•       Best of three
•       Minimal 4 orang dlm satu tim
•       Time out 1x per babak masing-masin tim
•       Tidak ada batasan pergantian

Sumber :
·         Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Edisi Revisi 2017

Minggu, 18 Juni 2017

“OLAHRAGA YUK, SIAPA YANG MAU?”

Posted by Neka-Neko coy  
Tagged as:
Juni 18, 2017

“OLAHRAGA YUK, SIAPA YANG MAU?”
sumber: pixabay.com
Apa yang anda lakukan jika mendengar ajakan itu?. Menolakkah, bilang “kapan2x ja”, lagi sibuk, lagi mager (malas gerak) atau dengan semangat langsung menerima ajakannya?. Apapun alasannya tidak jadi masalah sih. Karena olahraga bukanlah kewajiban bagi tiap individu. Mau olahraga, mau tidak olahraga itu urusan masing-masing. Tapi kalau sakit terus ke dokter, lalu dokter bilang “rajin berolahraga ya, Pak/Bu.” Bagaimana tuh jadinya?. Hehehe.

Selagi tubuh kita masih sehat, bugar, dan sebelum datangnya sakit. Marilah kita mengatur atau membuat jadwal berolahraga rutin. Demi mensyukuri nikmat kesehatan yang telah diberikan-Nya. Misalkan saja dalam waktu seminggu terdapat tujuh hari efektif dimana kita menjalani kegiatan sehari-harinya. Dan dalam waktu seminggu itu pula normalnya setiap orang bekerja selama 5-6 hari. Sebagai pekerja profesional mereka bekerja selama delapan jam sehari. Jika dicermati dari segi total waktu yang dibutuhkan sebelum, selama, dan sesudah bekerja rata-rata adalah 10 jam dalam sehari. Pada kasus itu, 10 jam adalah waktu yang mungkin berlaku bagi seseorang yang tidak bekerja di perkotaan-perkotaan besar. Sebab, jika seseorang yang bekerja di perkotaan-perkotaan besar perlu banyak waktu untuk menghadapi masalah transportasi. Sebagaimana yang kita ketahui secara seksama yaitu macet dan masalah lalu-lintas lainnya. Oleh sebab itu jadwal rutin olahraga harus ditetapkan hari dan waktunya. Bisa juga melakukan hal sederhana untuk berolahraga meskipun itu hanya sekedar stretching disela-sela kesibukannya. Alangkah bagusnya lagi berangkat bekerja sambil berolahraga dengan datang ke tempat kerja menggunakan sepeda. Atau bisa juga dengan memperbanyak langkah saat menuju kantor dan tempat kerja. Selain itu pilihan lainnya adalah ikut dalam suatu komunitas olahraga. Karena sekarang kini telah banyak bermunculan seperti night run community, runner community, street workout dan lain-lain.

Demi menuju Indonesia sehat dan semakin bertambahnya kebutuhan berolahraga sekaligus rekreasi bagi masyarakatnya. Kini telah diadakan acara-acara yang memobilisasi warganya untuk berolahraga semacam car free day, senam pagi bersama, gerak jalan, sepeda santai, dan sebagainya. Kita bisa merasakan sendiri adanya peran pemerintah untuk meningkatkan kesadaran berolahraga. Sebagaimana yang kita ketahui saat mengadakan car free day beberapa ruas jalan utama ditutup sementara. Begitu juga dengan peran pihak swasta khususnya pusat perbelanjaan, hampir setiap minggu mengadakan senam pagi bersama. Seharusnya dengan adanya acara-acara pendukung tersebut janganlah kita memungkiri untuk tidak berolahraga.

Adanya event-event olahraga yang sudah rutin seperti car free day dan senam pagi. Tentu bisa dikatakan bahwa olahraga tampaknya amatlah murah, mudah, dan menjangkau seluruh elemen masyarakat. Janganlah kita lupa kebutuhan diri kita yang hakiki yaitu sehat. Terkadang kita lupa dan terlena dengan keadaan yang menuntut untuk mengejar materi lebih. Sehingga mengesampingkan untuk berolahraga yang sebenarnya berperan dalam meningkatkan kualitas hidup sekaligus bisa juga melesatkan nilai materi. Jadi, dapat dikatakan olahraga merupakan ‘investasi’ yang ekonomis dan progresif.
     
Semua orang sangat mendambakan hingga ‘memprimadonakan’ kesehatan sepanjang hidupnya. Karena memang kesehatan itu penting dan kebutuhan utama. Maka salah satu jalannya adalah olahraga. Sekarang. Mari kita siapkan pakaian olahraga kita, sepatu olahraga kita, peralatan olahraga kita, bakar rasa malas dengan semangat. Mulailah berolahraga!. “Eits…jangan lupa berdoa ya.” “Tetap sehat. Selalu bugar. Pasti semangat.” Salam olahraga.

Sabtu, 03 Juni 2017

"PERSEKUSI"

Posted by Neka-Neko coy  
Tagged as:
Juni 03, 2017

"PERSEKUSI"

Baru-baru ini kata “persekusi” sedang menjadi “primadona” yang sering disebut-sebut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “persekusi” adalah pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga dan disakiti, dipersusah, atau ditumpas. Berbagai media elektronik sedang hangat-hangatnya membahas ini. Berawal dari sebuah peristiwa seorang anak yang memaki-maki seseorang lewat media sosial. Entahlah ada apa gerangan bertindak seperti itu. Berharap saja kejadian seperti itu tidak terulang kembali dan semoga segera menemukan solusi terbaik. Amin.

Mari kita sisihkan masalah tersebut, adakah tadi malam yang menikmati, menyaksikan, mengikuti seluruh pertandingan final UEFA Championsip League?. Dengan penuh yakin pasti banyak yang menanti-nantikan duel raksasa klub Eropa. Apalagi para penggemar berat masing-masing klub (Juventus dan Real Madrid). Sebagian besar mungkin amat menikmati pertandingan ini secara bersama-sama atau nobar. Ada pula mungkin yang menyaksikan di layar TV masing-masing. Tidak peduli bagaimana cara menyaksikannya, semua memiliki selera sendiri. “Siapakah pemenangnya kawan?.”

“Congratulation!!!.” Real Madrid keluar sebagai juaranya dengan skor 4-1 menundukkan Juventus. Pertandingan laga final ini berjalan sangat seru dibabak satu dengan hasil sementara 1-1. Akan tetapi selama babak dua berjalan Juventus tampak berkurang agresifitasnya saat menyerang. Sehingga El Real mengambil keuntungan dalam situasi saat itu. Pada akhirnya mampu mengungguli Juventus dengan skor 2-1 melalui tendangan gledek Casemiro. Dan selang beberapa menit kemudian Real Madrid mampu memperbesar marginnya. Dimana saat itu dengan skema counter attack cepat bola langsung disontek C.Ronaldo hasil umpan silang dari Modric. Semakin menambah derita Juventus, Cuadrado dikeluarkan oleh wasit dengan dikartu kuning kedua. Belum selesai, Madrid menambah jumlah gol-nya dimenit-menit akhir pertandingan melalui Morata. Pada akhirnya, Juventus harus menerima kekalahannya dan mengakui keunggulan Real Madrid. Hari yang menyenangkan bagi Madrid dan hari yang kurang beruntung bagi Juventus.

Begitulah pertandingan final sepakbola, satu pemenang dan satu yang dipecundangi. Dan ini suatu hal yang sudah biasa dalam suatu pertandingan olahraga. Bagaimanapun hasilnya harus disikapi dengan lapang dada dan tetap tegar berdiri dengan memendam dalam-dalam kesedihan. Inilah maksud dari sikap fair play dan menjunjung tinggi sportifitas dalam pertandingan olahraga.

Dalam sebuah pertandingan olahraga dengan prestise tinggi dan banyak didamba-dambakan pesertanya. Sangatlah menguras tenaga, pikiran, mental, sekaligus psikologis seluruh pesertanya. Segala kebutuhan yang diperlukan baik fisik, psikis, taktik dan strategi dalam menghadapi pertandingan sudah harus dipersiapkan jauh-jauh hari. Hal ini dimaksudkan untuk melakukan “persekusi” terhadap calon lawannya. Sebab yang ingin diraih dalam pertandingan adalah perburuan gelar kemenangan terhadap lawan. Siapa pemenang dan siapa yang akan gugur nantinya. Dan mereka pun dapat menggunakan sewenang-wenang kemampuan yang sudah dimilikki untuk menjatuhkan lawan. Dan jangan sekalipun membuat lawan merasa mudah menghadapinya, jika harus semaksimal mungkin dipersulit dengan menutup rapat-rapat kelemahan. Sehingga diujungnya kita dapat menumpas habis lawan-lawan yang sedang menghadang. Itulah gambaran “persekusi” dalam pertandingan olahraga yang telah kita saksikan tadi malam.  

Terlepas siapa yang mengawali “persekusi” terlebih dahulu. Selesai pertandingan semua melebur jadi satu dengan menjunjung tinggi sikap fair play dan sportifitas. Kalah bukan berarti mengalah dan merasa rendah diri. Justru dijadikan sebagai patokan melangkah lebih dahulu sembari meninggalkan mereka yang sedang larut dalam keriaaan. Dan kekalahan tidak akan menghancurkan keteguhan untuk tidak berputus asa. Segalanya masih dapat diperbaikki dan dibenahi. Jiwa besar sedang menunggu didepan dengan menengadahkan tangannya untuk menggandeng bersiap menuju perjalanan berikutnya. “Tetap Sehat, Selalu Bugar, Pasti Semangat.” Salam Olahraga.


KEYNOTE

Belajar dari masa lalu, kejar masa sekarang, raih masa depan.
Proudly Powered by Blogger.
back to top